Pindang Ayam

pindang ayam upload

Pindang ayam salah satu masakan yang kerap kali aku nikmati sejak kecil dan jadi favorit dirumahku selain dari Pindang Udang. Memasaknya gampang banget, bumbu cuma diiris atau digeprek, gak pake dihaluskan dan gak maen tumis. Terlebih lagi kalo masaknya pake presto. Seluruh bumbu langsung dimasukan beserta ayamnya trus dimasak deh. Nanti tinggal di cicipin asin, manis dan asemnya aja.

Bagian-bagian ayam yang menurutku enak untuk dimasak pindang Ayam ini adalah ceker, paha, sayap, leher dan kepala, serta bagian-bagian rusuk yang banyak tulangnya. Maka dari itu, Pindang Ayamku kali ini terdiri dari bagian – bagian tersebut dan sisanya berupa dada ayam utuh biasanya aku ungkep yang nantinya bisa dipake pada saat masak Bubur Ayam, Soto Ayam ataupun untuk campuran dalam memasak mie instan. Berikut resep Pindang Ayam :

Pindang Ayam

± Setengah ekor ayam kampung

3 siung bawang merah

4 siung bawang putih

3 cm kunyit

2 cm jahe

4 cm lengkuas

2 buah serai

4 lembar daun salam

5 gr terasi

1 buah asam kandis (biasanya pakai air asam jawa)

Daun bawang secukupnya

Cabe rawit secukupnya

Garam

Gula atau kecap manis

1000ml air

 

Cara Membuatnya :

Potong2 ayam sesuai selera (kalo aku potong agak kecil). Iris semua bahan yang ada kecuali daun salam, serai dan lengkuas dimemarkan. Kalo masaknya pake panci diatas kompor, didihkan dahulu airnya, masukan bumbu setelah mendidih lagi masukan ayam, masak hingga ayam lunak dan cicipi rasa asin, manis dan asemnya. Kalo masaknya pake presto, masukan semua bahan. Tekan tombol sesuai jenis masakan atau masak selama 6menit untuk ayam kampung. Cicipi rasanya.

 bumbu pindang ayam

Cara Penyajian :

Biasanya dirumahku, pindang ayam ini cukup ditemani dengan lalap2an segar atau rebusan dan cocolannya sambal terasi segar yang dibuat dari cabe keriting + cabe rawit, terasi bakar, bawang merah dan cung atau tomat kecil. Nikmat deh… Ayo dicoba 😉

8 thoughts on “Pindang Ayam

  1. Hai Mba April…
    Ini Monica lagi…aku sudah coba resep pindang ayam ala mba April ini lho…
    Enak…ya kurleb sama lah yang biasa dibuat oleh ibuku…secara kl tinggal di Palembang ya pasti sering makan pindang…he he he…
    Aku sudah posting di blog aku ya..sudah kasih link back ke L’Kitchen..wah thanks resepnya…
    penasaran sm burgo, tp kok masih males ya buatnya..buatin donk mba..he he he
    dulu kecil suka beli burgo sm ibu-ibu yang biasa lewat. tp sudah lama sekali tidak makan burgo..
    pulang ke palembang kok tidak ada yg jual lagi ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s