Lempah Kuning a la Amoy Ega

Niatnya aku siang ini GAK AKAN makan nasi setelah tadi pagi dengan bahagianya aku menghabiskan 12 biji pempek *blushing* yang dianterin sobatku Nana.

So sambil ngadepin sepiring pepaya dan melon potong serta segelas jus wortel, iseng2 buka fb dan mendadak perutku bergejolak liat Soto Tangkarnya mb Yulyan Parwati . Sungguh menyengsarakan, hiks. Oalah…seketika aku pengen makan nasi  Soto Tangkar. Tp apa daya setelah melongok isi kulkas, gak ada stok iga, cuma ada ikan kakap aja.

Melihat gelagatku yang kecewa, tiba2 aja si Amoy Ega salah satu asisten kantor bilang mau gak nyobain Lempah Kuning Kakap a la Desa Terak, desa asalnya si Amoy Ega. Setelah tanya2 resepnya, ternyata beda loh dengan Lempah Kuning Nanas yang biasa ditemuin di resto dan aku buat selama ini. Karena penasaran ama rasanya, ya udah akhirnya dia masak.

Yang agak gak biasa dari Lempah Kuning yang akan dibuat ini adalah gak pake terasi sama sekali. Biasanya masakan bangka didominasi oleh rasa terasi yang kuat loh…. Akhirnya aku keinget ama Lempah Kuning buatan mb Hesti yummy for your tummy yang pake santen dan bumbunya ditumis. Ya gak ada yang salah sih, malah membuktikan betapa kayanya kuliner Indonesia.

Well balik ke Lempah Kuning Nanas a la Ega Amoy, ternyata bumbunya sederhana aja tapi proses buatnya yang agak ribet secara dia maunya ngulek secara manual gak mau pake blender….but I luv it!!! Keinget kalo lebaran biasanya mamaku selalu beli bumbu halus yang digiling secara manual di tempat langganan, gak heran kan kalo namanya hidangan lebaran selalu berasa special J

Oya langsung aja ini nih resepnya, tapi gak pake ukuran gram2 gitu ya, tinggal disesuaikan aja ama banyaknya ikan….

Bawang merah, bawang putih dikit aja, kunyit, lengkuas, cabe rawit ada yang digiling dan ada yang utuh, air asem jawa, gula dan garam. Lada halus buat melumuri ikan supaya gak amis. Semua bumbu digiling halus dan ditumis sampe harum. Setelah harum masukan air secukupnya tunggu sampe mendidih masukan ikan. Tambahkan air asam jawa, gula dan garam. Tes cicip.

Dan penampakan setelah masak dan si pembuatnya adalah sebagai berikut  :0

Image

Sedikit info tentang si Amoy Ega ini : ibunya memang chinese dan bapaknya melayu (istilah buat orang bangka asli). Di Bangka proses asimilasi melalui pernikahan bukan hal yang asing lagi. Jadi si Amoy Ega ini bukan species yang langka di Bangka hehehe… Sampai saat ini bisa dipastikan tidak ada konflik kecil apalagi besar yang mencuat antara etnis Melayu dan Cina. Masing2 bisa hidup dengan harmoni. Dan pendapatku pribadi, mereka yang paling menyenangkan yang pernah ku temui ya di Bangka ini…pokoknya so sweet deh…  kiss and hugh for my BF  ce Fida, ce Dewi, Cenling, Fang2 dan Ling2 and for  my great neighbor ce Afa…

Mengenai rasa : rasanya enak, seger juga tapi zuzur katzang idzo…. bagi ku lempah kuning yang yahud bukan yang ini, tapi yang seperti kebanyakan orang Bangka bikin, yang biasa ada di resto di Bangka ini….mau resepnya??? sabar menunggu tayangan berikutnya yang entah kapan yaaaa…. 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s